tulisan berjalan

assalamualaikum waroh matulohi wabaro katu..selamat datang di blog RIZKI ZATRIA PUTRA KUSUMA (arjuna deonz) YG MEMUAT INFORMASI INFORMASI YG BERGUNA BAGI PEMBACA

Minggu, 09 September 2012

pisikologi perkembangan anak

Para orang tua seyogianya tidak melewatkan masa keemasan anak mereka begitu saja. Mereka semestinya selalu berusaha memberi anak stimulasi, memberi pengetahuan yang sebanyak-banyaknya, mendidik yang sebaik-baiknya, dan memberi keteladanan. Hal ini dapat menjadi fondasi bagi pembentukan kepribadian anak ketika anak dewasa kelak.
Dalam rangka memberikan yang terbaik untuk anak ini, memahami psikologi perkembangan anak menjadi sangat penting. Pemahaman ini akan membantu orang tua menemukan stimulasi yang tepat untuk mengoptimalkan kecerdasan anak, juga menemukan metode pembelajaran yang pas untuk anak. Berikut ini adalah tahap-tahap psikologi perkembangan anak, yang meliputi perkembangan kognitif dan perkembangan psikososial.
Tahap perkembangan kognitif meliputi tahap perkembangan sensori motor, tahap perkembangan praoperasional, tahap perkembangan operasional konkret, dan tahap perkembanga operasional formal.
1. Tahap perkembangan sensori motor
Terjadi pada anak usia 0-2 tahun. Refleks, mulai dapat berinteraksi, kebiasaan yang mulai terlihat, mulai memahami sesuatu yang kecil, dan kreativitas yang muali terbentuk adalah hal-hal yang menandai tahap perkembangan ini.
2. Tahap perkembangan praoperasional
Terjadi pada anak 2-7 tahun. Pada tahap ini, anak mulai dapat menggunakan bahasanya sendiri untuk menggambarkan objek yang dia lihat. Mereka mulai mengenal warna dan bentuk.
3. Tahap perkembangan operasional konkret
Terjadi pada anak usia 7-11 tahun. Pada tahap perkembangan ini, anak mulai dapat berpikir logis.
4. Tahap perkembangan operasional formal
Terjadi pada anak usia 11 tahun ke atas. Pada tahap ini, dapat berpikir lebih logis, penalaran mereka pun sudah mulai bekerja dengan baik. Pada tahap ini, perasaan anak juga mulai bekerja.
Perkembangan psikososial menurut Erick Erikckson meliputi delapan tahap, empat di antaranya, yang sesuai dengan batasan anak adalah 4 tahapan berikut ini.
1. Kepercayaan versus ketidakpercayaan
Terjadi pada anak yang masih bayi. Pada tahap ini, anak membutuhkan pola pengasuhan yang hangat sehingga akan merasa nyaman. Ketidakpercayaan akan tumbuh jika anak diabaikan atau diperlakukan secara negatif.
2. Otonomi versus malu dan ragu
Terjadi pada masa bayi akhir dan belajar berjalan. Pada tahap ini, anak mulai menyadari kehendaknya sendiri. Jika terlalu dibatasi atau dihukum terlalu keras, anak akan mengembangkan rasa malu dan ragu.
3. Inisiatif versus rasa bersalah
Terjadi pada masa kanak-kanak awal (3-5¬ tahun). Pada tahap ini, anak mulai merasakan dunia sosial yang lebih luas dan orang tua mulai menyuruhnya mengemban beberapa tanggung jawab. Anak akan mengembangkan rasa bersalah jika ia tidak bertanggung jawab.
4. Upaya versus inferioritas
Terjadi pada anak usia sekolah dasar. Pada tahap ini, anak siap untuk menerima pengetahuan yang baru dan menerima tantangan atas sebuah ide baru dan menarik. Pada usia ini, perasaan rendah diri dapat muncul pada diri anak.

sumber www.jasapenulisanartikel.com

HUJAN DIMASALALU

dibalik seyummu yg manis itu..
Tersimpan sejuta dendam,kebencian&keterpaksaan.
Ku tak tau knp km Balas kebaikanku,kemurahanku,Kepdmu dgn semua itu.
Setlh semua itu ..
Setlh kau hancurkan harpanku
Kau datang kpdku
kau menagih janji
hrskah ku menepatinya
Setlh kau bohongiku dgn jutaan seyumpalsumu.

seperti y aku emng lelaki bego,oon,dongo,
Wlw pun tlh bertubi'' km sakiti.
Ttp aj tunduk padamu.
Aku jg gk ngerti dgn semua itu.
Tp yg pasti itu emng bener'' terjadi

Sekian lama ku menunggu
Sekian lama ku setia
Untk menunggumu kembali
Yg kudapat ap.
haya seyum palsumu
Tak kusangka dibalik itu km menikamku setlh ku berbalik padamu.
Sungguh luka yg mengiris hatiini
Tp dgn kejadian ini kuliht matamu dan ku pura'' bego yg menuruti pintamu sepert kerbau yg hidung y d ikat dgn tali yg sll menuruTi tuannya.km msh belom puas kuliht semua itu dr pancrn sinar matamu.
Kau perlhn'' menghancurkn kepercayaanku pd setiap orng
Dan akibt semuani punk.
Kau hancurkan teman dekatku.
Apakh km belum puas dgn semua ini.

Hujan membukakan memori itu semua

Kamis, 06 September 2012

Rizkie zatria putra kusuma

assalammuaalaikum wr.wb.

selamat datang d blog saya...
saya merupakan pendatang baru di blog.
jadi harap di maklumi blog saya masih kosong..
terimakasih anda udah mau singgah dan melihat blog puya saya.
datang lagi y lain waktu

terimakasih

wasallam mualaikum wr. wb

Rabu, 25 Juli 2012

purse seiner


Contoh desain perakitan purse seine
PETUNJUK PRAKTIS BAGI NELAYAN
Purse seine untuk ikan sardin dan ikan pelagic kecil yang lain untuk kapal dengan panjang keseluruhan 10 meter (PAJOT FAO)
Catatan: Pada purse seine berukuran kecil. dimana tali kolor (purse line) tidak
digulung pada drum, tali kolor dapat diikatkan pada tali pelampung.
Purse seine : Ukuran minimal ukuran mata jaring, ukuran benang
Panjang dan dalam minimum purse seine, ukuran kantong
— Panjang minimum tergantung panjang kapal :
•   Panjang purse seine…15X panjang kapal
— Dalam minimum :10 % dari panjang purse seine
— Panjang dan dalam bunt (kantong) minimum = panjang kapal
Pemilihan ukuran mata tergantung terhadap ukuran dan jenis ikan yang akan ditangkap.
PETUNJUK PRAKTIS BAGI NELAYAN
(Rumus Fridman)
Keterangan:
OM
=
Bukaan, mata (mm) pada bagian kantong (bunt)
L
=
Panjang (mm) jenis ikan yang akan ditangkap
K
=
Koefisien, tergantung dari ikan yang akan ditangkap
K
=
5 untuk ikan berukuran panjang dan pipin
K
=
3,5 untuk bentuk dan ukuran ikan umum
K
=
2,5 untuk ikan-ikan yang pipih dan lebar
Beberapa contoh
Spesies
Ukuran mata (mm)
Ukuran benang (Rtex)
Teri kecil, n dagala kapanta (pantai Timur Afrika)
12
75-100
Teri,sardin kecil
16
75-150
Sardin,sardinela
18-20
100-150
Sardinela besar,bo nga, ikan terbang, makerel kecil, teng giri
25-30
150-300
Makerel, belanak.ti lapia,tenggiri, tongkol kecil
50-70
300-390
Tongkol, tuna, waho, scomberomorus sp.
50-70 (mm)
450-500
= Hubungan antara garis tengah benang dan ukuran mata jaring pada bagian-bagian purse seine
PETUNJUK PRAKTIS BAGI NELAYAN
Beberapa contoh
 
Badan Purse Seine
Kantong (Bunt) Purse Seine
Pelagic kecil
0,01-0,04
0,01-0,05 L.Utara , 0,04-0,07
Pelagic besar
3,005-0,03
0,01-0.05
Pada purse seine, seperti halnya jenis alat penangkap ikan yang lain, bagian kantong (bunt) adalah bagian yang di-tarik paling akhir atau bagian dimana hasil tangkapan terkonsentrasi
Jumlah pemberat*, daya apung pelampung, berat jaring
= perbandingan pemberat dengan berat   jaring (di udara)
jumiah berat pemberat (di udara) berki sar antara 1/2 dan 2/3 dari berat jaring (di udara)**. Jumlah berat pem berat (di udara) per meter panjang ris bawah umumnya antara 1 dan 3 kg (untuk purse seine dengan ukuran mata kecil yang dipergunakan menangkap ikan-ikan pelagic kecil yang memiliki kedalaman
tinggi, jumlah pemberat per peter kadang-kadang diperbesar, sedang kan untuk purse seine tuna yang besar jumilah sampai 8 kg/meter.
= Perfcandingan daya apung dengan jumlah berat pukat
Pmasangan pelampung-pelampung pada purse seine harus dihitung bukan hanya untuk mengimbangi antara daya apung yang diperlukan dengan jumlah berat alat dalam air tetapi juga harus dita daya apung tambahan.*** Besar ngjgdaya apung tambahan ini 30 % diper airan yang tenang, dan 50-60 % diper airan yang berembak untuk mengimbangi keadaan laut yang berombak serta faktor lain yang ada hubungannya dengan cara pengoperasian alat. Daya apung yang lebih besar dibutuhkan pada bagian kantong/bunt yang memiliki benang lebih berat, dan sepanjang bagian tengah purse seine (yang mendapat gaya tarik lebih besar selama pengoperasian).
Dalam praktek, jumiah daya spung pelaapung kira-kira sama dengan 1 1/2 sam pa 2 kalijumlah pemberat yang dipasang pada ris bawah. contoh :
(a) Purse seine yang besar dengan jaring yang relatif berat, jumlah pemberat yang diperlukan relatif kecil, dan
PETUNJUK PRAKTIS BAGI NELAYAN
daya apung yang diperlukan kira-kira separoh lebih sedikit dari berat jaring di udara.
daya apung = 1,3 sampai 1,6 x (berat jaring dalam air + berat pemberat dalam air.
= (1,3 - 1,6) x (0,10 +0,27)
= 0,5 sampai 0,6 kg tiap kg berat jaring diudara.
(b) Purse seine yang lebih kecil dengan berat yang relatif ringan, memerluttan pemberat yang relatif besar, dan daya apung pelampung yang kira-kira sama atau sedikit lebih besar dari berat jaring (di udara).
PETUNJUK PRAKTIS BAGI NELAYAN
Daya apung = 1,3 -1,6 x (berat jaring dalam air + jumlah pemberat dalam air). = (1,3- 1,6) x (0,10 +0,72) = 1 sampai1,3 kg untuk tiap kg berat jaring di udara.
Secara teori, prosedur menentukan jumlah pemberat dan daya apung*** yang diperlukan dapat diikalkulasikan sebaaai berikut
PETUNJUK PRAKTIS BAGI NELAYAN
(1) Beart jaring 01 udara= Wn**
(2) Berat pember at di udara = Ws
PETUNJUK PRAKTIS BAGI NELAYAN
(3) Deya apung = (1,3 sampel l,6) x
(0,1 Wh + 0.9 Ws)
= (1.3 Samp at 2) x Ws
* Pemberat delam halint diperthitung kan termasuk pembera titu sendiri yang dipasang pads tall ris bawah, cincin-cincin, rantal dan tiwah atau besi-besi yang lain yang di pasang pada bagianbawah ourse seine.
** Berat jartnj, lifcat haiaman 35.
*** Daya apung pelampung purse seine lihat halaman 47 - 49.
Penggantungan, tali pemberat selambar, tali kolor, kedalaman, volume dan bentuk alat
Tali ris bawah sebuah purse seine umum nya 10 % lebih panjang dari pada tali ris atas, meskipun ada beberspa tipe yang mempunyai tali ris atas dan bawah yang sama panjang.
Hanging ratio (E), umumnya lebih besar pada ris bawah dari pada ris atas. Besarnya H.R. berkisar antara 0,50 sam pai 0,90 tergantung type jaring. Besar HR juga bervariasi pada sepanjang tali ris atas dan tali ris bawah, umumnya menjadi lebih kecil pada bagian ?antonq (bunt), Cara penqgantunoan dan  lebih rinci, lihat pada ha 1 aman 38, 39 dan 42.
Selambar : umumnya 25 % dari panjang purse seine.
Tali kolor kebanyakan 1,1 sampai 1,75 kali panjang tali ris bawah, biasanya kira-kira 1,5 kali panjang purse seine. Tali kolor harus dibuat dari bahan yang tahan gesekan dan memiliki breaking slength yang baik. Breaking strength (R) tali kolor purse seine adalah seba gai berikut:
R) 3 x (gabungan berat jaring, tali ko lor, pemberat, dan cincin purse seine)
PETUNJUK PRAKTIS BAGI NELAYAN
Besar ruangan di kapal yang diperlukan untuk purse seine
PETUNJUK PRAKTIS BAGI NELAYAN
Tinggi purse seine didalam air (lihat juga halaman 39 dan 40). Suatu perki-raan kedalaman atau tinggi yang nyata (AD) secara kasar sama dengan 50 % kali dalam keseluruhan. (SD, atau ukuran mata x jumlah mata) purse seine, dan dekat pada kantong tengah purse seine besarnya 60 %.
PETUNJUK PRAKTIS BAGI NELAYAN
Kecepatan tenggelam sebuah purse seine telah diukur kecepatan tenggelam berbagai jems pukat, besarnya berkisar antara 2,4 sampai 16 meter tiap menit sedangkan rata-ratanya 9 meter tiap menit.